18 Apr 2020 ยท 2.971 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Kebahagiaan sering diukur hanya dari ukuran materi dan fisiknya. Benarkah demikian? Faham materialisme memandang bahwa bahagia itu takarannya materi. Dalam pandangan agama, tanda-tanda kebahagiaan tidak selalu yang tampak secara empiris. Karena tampilan lahiriah dan ekspresi sejumlah orang bisa saja seolah bahagia, tapi batin mereka menderita.
ูู ููู ุขููุงุชููู ุฃููู ุฎููููู ููููู ู ูููู ุฃููููุณูููู ู ุฃูุฒูููุงุฌูุง ูููุชูุณููููููุง ุฅูููููููุง ููุฌูุนููู ุจูููููููู ู ููููุฏููุฉู ููุฑูุญูู ูุฉู
“Di antara tanda-tanda kekuasaan Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.” (QS: al-Rum 21)
Sebagai salah satu tanda kekuasaan Allah adalah penciptaan istri-istri yang dapat menentramkan jiwa dan menciptakan kasih sayang antara keduanya. Standar untuk menilai kebahagiaan keluarga tidak dilihat dari harta apa yang dimiliki, tetapi apakah suami istri tersebut memiliki akhlak yang baik. Jika mer
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+