30 Apr 2020 ยท 9.787 dibaca · Ramadhan
LADUNI.ID, Jakarta - Ramadhan (Romadhon) adalah isim ghoiru munshorif (isim alam yang ada tambahan alif dan nun), yang apabila majrur maka alamatnya dengan Fathah, namun apabila menjadi mudhof atau kemasukan Alif-Lam (AL) maka majrurnya isim ghoiru munshorif menggunakan Kasroh menjadi Romadhon (ni) bukan na.
Imam Ibnu Malik di dalam bait alfiyahnya berkata:
ููุฌูุฑูู ุจูุงููููุชูุญูุฉู ู ูุง ูุงู ููููุตูุฑููู * ู ูุง ููู ู ููุถููู ุฃููู ูููู ุจูุนูุฏู ุฃูููุฑูุฏููู
Dan di- jer -kan dengan Fathah terhadap isim yang tidak menerima tanwin, selama tidak dimudhofkan atau berada setelah AL yang mengiringinya.
Niat puasa yang dikenal di Indonesia dan Malaysia di akhiri oleh lafadz hadihi sanati (ti), maka hal ini menunjukkan bahwa Romadhon menjadi mudhof yang harus dibaca jer dengan kasroh menjadi Romadhon (ni), bukan na. Sehingga niat puasa Romadhon kalau diucapkan menjadi:
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+