06 May 2020 · 7.905 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Kendati Syekh Abdul Qadir al-Jailani menggambarkan ihwal Hadarah al-Quds sebagai maqam tertinggi salik yang telah bermakrifatulLah, beliau qaddasahulLah dengan penuh arif bijaksana terus mendorongkan harapan besar kepada kita untuk bisa menggapai maqam ahli tauhid itu. Seberat dan sepelik apa jalan menujunya. Yakni melalui penekanannya yang sangat ketatterhadap kepatuhan syariat sesuai ajaran Allah Swt dan RasulNya. Inilah jalan terang yang terdekat dengan pemahaman kita: bahwa tiada taqarrub ilalLah, apalagi hakikat dan makrifat, tanpa fondasi amal syariat yang teguh….
Jika kita rujukkan kembali kepada tulisan sebelumnya tentang hierarki ilmu, kita perlu mengingat dua jenjang syariat ini:
Pertama, menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya sebagai kesadaran dan pengakuan diri atas penghambaan kita kepada Allah Swt.
Kedua, memahami dengan semakin detail dan utuh dari masa ke masa tujuan-tujuan yang menjadi arah bagi lelaku pertama tadi. Apa gerangan hikmah di balik kita men
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+