07 May 2020 · 20.437 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - Teungku Dianjong adalah seorang ulama besar yang hidup pada masa kerajaan Aceh masa Sultan Alauddin Mahmud Syah, 1760 – 1781 Masehi. Penobatan nama Teungku Di Anjong adalah gelar yang dianugerahkan dengan ungkapan Teungku yang “dianjong” yang berarti disanjung atau di muliakan. Dalam versi lain juga dikatakan bahwa julukan Teungku Di Anjong diberikan karena beliau sangat banyak menghabiskan ibadahnya dengan shalat, berzikir, membaca ratib di anjungan mesjid.
Beliau dikenal sebagai ulama tasawuf namun juga sangat berperan sebagai ulama fiqih dan telah membimbing manasik haji bagi calon-calon jamah haji, baik dari dalam wilayah Kesultanan Aceh, Sumatera maupun dari pulau Jawa, bahkan juga jamaah dari Semenanjung Malaya yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekah melalui Aceh. Catatan kecil dari warga Peulanggahan menyatakan bahwa julukan Teungku Di Anjong juga diberikan pada saat beliau menikah dengan putri hulubalang dan tinggal dianjungan rumah mertua beliau daerah Lamgapang, Ulee Kareng. Istri tersebut kemudian meninggal (
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+