08 May 2020 · 2.767 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Jakarta - Kuliah Online Adalah metode yang dianjurkan oleh pemerintah kepada Perguruan Tinggi (PT) dan instansi pendidikan lainnya. Sebagai upaya untuk memutus mata rantai pencegahan Covid-19.
Kuliah online ini menjadi momok bagi sebagian PT, bukan karena tidak mampu tapi ketidak siapan prasarana yang ada. Beberapa PT yang lain sudah menerapkan metode ini, ada juga yang sudah mapan dengan metode online seperti Universitas Terbuka (UT).
UT sudah lama menerapkan kulia online, sehingga dari sisi server (prasarana), SDM dan kompetensi sudah mapan. Tetapi PT yang lain masih tertatih-tatih.
Selain itu, keluhan juga datang dari dosen dan mahasiswa. Karena besaran cost yang harus dikeluarkan dalam kuliah online lebih besar dari offline. Kemudian persoalan jaringan yang tidak stabil, sehingga kuliah tidak memenuhi standar yang ditentukan.
Apa yang dihadapi oleh kampus, dosen dan mahasiswa adalah imbas kebijakan yang mendadak alias karena Covid-19. Hal ini tentu harus kita hadapi bersama dengan sesuatu yang sangat terbatas.
Semua
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+