12 May 2020 · 4.395 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.ID, Jakarta - Diciptakan siang untuk mencari karunia-Nya dan waktu malam untuk istirahat ialah semata supaya kita selalu mengingat akan kebesaran dan kuasa Sang Pencipta. Sedemikian besar perhatian-Nya kepada kita. Sehingga anjuran tersebut termaktub di dalam Kitab Suci.
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran dan kekuasaan)-Nya adalah tidur kamu di waktu malam dan siang dan usaha kamu mencari sebagian karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti bagi kaum yang mendengarkan." [Q. S Ar-Ruum: 23]
Tidur dibutuhkan bagi kesehatan manusia. Tidur menyegarkan fisik dan pikiran yang lelah. Tidur adalah nikmat dari Allah swt yang dikaruniakan kepada makhluk hidup termasuk manusia.
Imam Ghazali berijtihad dengan menuliskan adab-adabnya dalam kitab Bidayatul Hidayah, dalam hal ini membahas bab adab bangun tidur. Saya mencoba menuliskannya secara ringkas.
Bangun tidur bagi kita yang awam adalah sebuah rutinitas yang nyaris tidak kita anggap istimewa. Ia hanyalah aktivitas harian biasa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+