Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Serial Edukasi

Meneladani Cara Gus Dur Menertawakan Diri Sendiri

14 May 2020 Β· 3.282 dibaca · Serial Edukasi

LADUNI.ID, Jakarta - Di dalam khazanah humor Tanah Air, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur merupakan harta karun berharga yang bangsa kita miliki. Berkat Gus Dur, kita tidak lagi bingung atau malu ketika negara-negara lain memamerkan tokoh humornya masing-masing, seperti Persia dengan Abu Nawasnya, Nasruddin Hoya yang identik dengan Turki, atau Charlie Chaplin di Inggris.

Bahkan, bisa dibilang Gus Dur punya nilai lebih dibandingkan ketiganya. Sebab, Gus Dur tidak hanya orang yang jago berhumor, melainkan juga seorang agamawan, negarawan, bahkan seorang guru bangsa. Luasnya pemahaman dan perspektif Gus Dur tentang teori humor berikut cara menggunakannya inilah yang membuat logika berhumor Gus Dur menjadi sangat kaya. Ia, misalnya, tak hanya menghumorkan politik, tetapi juga mempolitikkan humor.

Ada sejumlah humor Gus Dur yang secara implisit menyindir Presiden Soeharto yang kala itu berkuasa. Ambil sebagai contoh humor tentang seorang kepala negara yang selalu ditanya kapan ia punya pengganti setiap mencukur rambut di tukang cukur langganannya. Seperti dituturkan G

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →