14 May 2020 · 13.642 dibaca · Sejarah
Laduni.ID, Jakarta - Ketika Datuk ri Bandang dan rekan-rekannya datang ke Makassar, mereka membawa sistem dakwah yang langsung mengajarkan prinsip-prinsip dasar Islam seperti syahadataib (dua kalimat syahadat), shalat lima waktu, puasa Ramadhan, dan menjauhi dosa-dosa besar seperti zina, penyembahan berhala, pembunuhan, pencurian, dan minuman keras.
Hanya dua tahun setekah kedatangan mereka, shalat Jumat pertama dilaksanakan di masjid Kerajaan Tallo, menandai Islam sebagai agama resmi kerajaan setelah pengumuman dari Raja Gowa.
Model Islam yang disebarkan oleh Datuk ri Bandangn dan para pendakwah ini memiliki hubungan erat dengan otoritas kerajaan. Dalam sejarah penyebaran Islam, para penyebar agama sering memiliki kedekatan dengan kalangan kerajaan, seperti Walisongo di Jawa yang juga akrab dengan para penguasa.
Kedekatan dengan penguasa ini menciptakan pola pemikiran keislaman yang selaras dengan kebijakan kerajaan (agama dan kerajaan seakan menjadi satu kesatuan). Nalar keislaman yang terbentuk dari hubungan ini sering berwujud formalistik
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+