Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Kemanusiaan yang Fitri

22 May 2020 · 3.015 dibaca · Kolom

LADUNI.ID, Jakarta - Esok kita menyambut datangnya hari Raya. Hari Raya yang kali ini berbeda nuansa. Kita semua merayakannya bukan dengan kemeriahan seperti biasa, namun semoga tidak akan mengurangi kegembiraan hari Raya. Hari Raya seperti yang sering kita baca, adalah hari kemenangan umat Islam yang telah melaksanakan puasa. Hari kembalinya kita ke fitrah yaitu keadaan semula sebagaimana manusia pertama kali dilahirkan. Sesuai arti kata Idulfitri secara harfiah.

Prof. Azyumardi Azra menyampaikan dalam teologi Islam kembali ke fitrah berarti kembalinya manusia ke pusat eksistensialnya. Istilah fitrah disebutkan sekali dalam Al-Quran, dalam surat Al-Rum:30, yang bermakna, "Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada din (Allah) ; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui."

Menurut Seyyed Hosein Nasr, dengan mencapai fitrah, maka manusia kembali ke sumbu eksistensinya, meninggalkan lingkaran luar yang jauh

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →