22 May 2020 Β· 2.717 dibaca · Ringan Riuh
LADUNI.ID, Sudah hampir 2 bulan saya dan suami tidak sekamar dengan anak-anak, dan memakai masker sepanjang hari saat interaksi dengan anggota seisi rumah. Selama itu pula saya tidak mencium mereka. Sementara mereka setiap saat membuka pintu kamar saya dan berharap dipeluk dan dicium Umi dan Abi.
Awalnya kami pikir ini tak akan lama. Namun begitu ada berita bahwa PSBB dilonggarkan dan himbauan untuk penyelenggaraan lagi shalat berjamaah di Masjid, kami nyaris putus asa. Belum terlihat di mana ujungnya situasi ini.
Tentunya ini belum seberapa, dibanding teman-teman saya yang mengirim anak-anaknya ke tempat lain dan tinggal sendirian karena takut ia menjadi pembawa (carrier) tanpa gejala dan menginfeksi orang-orang yang ia cintai.
Kami harus stock lebih banyak APD. Kami harus stock lebih banyak vitamin. Kami harus semakin menguatkan hati ini bekerja melayani orang-orang yang (sebagian, bahkan sebagian besar) abai tersebut dengan ikhlas. Dan kami harus siap menerima lebih banyak teman-teman kami, bahkan mungkin kami sendiri nanti terinfeksi virus ini.&nb
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+