26 May 2020 · 4.142 dibaca · Ringan Riuh
Laduni.ID, Jakarta – Perayaan Hari Raya Idulfitri tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi Lebaran di masa Pandemi Covid-19 juga membuat kebiasaan mengalami perubahan, termasuk tentang stok makanan yang mungkin banyak tersisa di rumah karena tidak semua orang mau melakukan silaturrahim.
Meskipun begitu, biasanya hidangan Lebaran akan dilebihkan untuk keluarga dengan alasan agar tidak sering masak karena bisa disimpan dan hangatkan ulang. Metode menyimpan makanan seperti itu dikenal dengan istilah meal preparation yakni teknik menyiapkan makanan dalam jumlah banyak untuk beberapa kali makan.
Sebagaimana dikutip Laduni.id dari laman tempo.co pada Selasa (25/5), Corporate Executive Chef Prasanthi Hotels and Resorts, Chef Bahran menyampaikan, agar stok makanan tidak sia-sia dan bisa di gunakan dalam jangka 3 sampai 7 hari maka perlu teknik penyimpanan khusus. Apalagi, pasar akan tutup saat Lebaran.
"Tips-nya semua masakan harus dimasak dengan bumbu yang matang, setelah masak jangan di sajikan semuanya sa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+