02 Jun 2020 · 2.790 dibaca · Aswaja
Foto: Pemuda NU Tasikmalaya shalat gaib dan tahlil untuk Mbah Moen (ANTARANews)
LADUNI.ID, Jakarta - Dulu, ada sahabat yang setiap rakaat membaca surat Al Ikhlas, Qulhuwa Allahu Ahad, selanjutnya membaca surat lain. Sampai para jamaahnya bosan dan melapor kepada Nabi shalallahu alaihi wasallam. Nabi pun mengklarifikasi mengapa membaca Al Ikhlas terus. Sahabat itu menjawab karena cinta terhadap surat Al Ikhlas tersebut. Nabi bersabda:
«ﺣُﺒُّﻚَ ﺇِﻳَّﺎﻫَﺎ ﺃَﺩْﺧَﻠَﻚَ اﻟﺠَﻨَّﺔَ»
"Kecintaanmu kepada Al-Ikhlas memasukkanmu ke surga" (HR Bukhari)
Ribuan tahun berlalu.
Di masa pandemi ini ada anjuran salat di rumah masing-masing. Yang awalnya biasa makmum di masjid dan musholla kini dituntut menjadi imam di rumah. Mas Banser yang memang belum pernah mondok, ngaji juga serba kesulitan di waktu mudanya dulu, hanya berbekal kecintaan kepada para kyai yang mendorongnya menjadi anggota Banser.
Di rumah pun ia salat bersama anak dan istri. Hampir mirip kej
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+