06 Jun 2020 · 3.805 dibaca · Sejarah
LADUNI.ID, Jakarta - Akhir-akhir ini banyak orang teriak "stop kriminalisasi ulama". Tapi apakah kalian lupa tahun 1999-2001 Indonesia pernah memiliki presiden yang juga ulama, bukan ulama kemarin sore. Beliau jadi ketua ormas terbesar (NU), dan merupakan anak dan cucu dari salah satu kiai terbesar di Indonesia.
Tapi di manakah kalian saat tahun 2001? Ketika Gus Dur difitnah, dipermalukan dan dicaci maki? Atau mungkin kalian juga salah satu dari orang yang memfitnah, mempermalukan dan mencaci maki beliau?
Saat itu beliau diturunkan secara paksa oleh orang-orang munafik dengan tuduhan korupsi yang sampai saat ini pun tidak pernah dibuktikan lewat pengadilan. Apakah saat itu Gus Dur berteriak-teriak lantang untuk meminta umatnya melakukan Jihad Revolusi Putih melawan kalian?
Padahal saat itu 50 juta orang Nahdliyin siap untuk melakukan revolusi mempertahankan beliau. Tapi apa yang beliau sampaikan, yang membuat 50 juta kaum Nahdliyin kecewa?
Gus Dur menyuruh kami semua pulang ke rumah, beliau tidak mau terjadi pertumpahan darah antar
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+