Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islamโœฆ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Motivasi

Imam As-Suyuthi Saat Usia 22 Tahun Sudah Menulis Tafsir Selama 40 Hari

10 Jun 2020 ยท 4.927 dibaca · Motivasi

LADUNI.ID, Jakarta - Masa muda adalah masa yang sangat istimewa. Masa yang bila tidak dipergunakan dengan baik, maka akan timbul kerugian yang sangat. Nabi mengingatkan hal itu.

ุงุบุชู†ู… ุฎู…ุณุง ู‚ุจู„ ุฎู…ุณ….ุดุจุงุจูƒ ู‚ุจู„ ู‡ุฑู…ูƒ

Al-Qur’an mengibaratkan pemuda dengan kata “Al-Fata”. Seperti:

ูˆุฅุฐ ู‚ุงู„ ู…ูˆุณู‰ ู„ูุชุงู‡

Yang dimaksud adalah Nabi Yusya’ murid Nabi Musa.

ู‚ุงู„ูˆุง ุณู…ุนู†ุง ูุชู‰

Untuk menggambarkan Nabi Ibrohim.

ุฅุฐ ุฃูˆู‰ ุงู„ูุชูŠุฉ ุฅู„ู‰ ุงู„ูƒู‡ู

Untuk menunjukkan Ashabul Kahfi.

Diantara pemuda yang mempunyai karya besar adalah Imam Suyuthi.

Tafsir Jalalain disusun oleh dua orang, yaitu:

  1. Syaikh Jalaluddin Muhammad bin Ahmad Al-Mahalli.
  2. Syaikh Jalaluddin Abdurrahman bin Abu Bakar Al-Suyuthi.

Imam Al-Mahalli memulainya dengan membahas surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan menulis tafsir surat Al-Kahfi sampai surat Al-Naas.

Imam Al-Mahalli meninggal, kemudian tafsir t

๐Ÿ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →