14 Jun 2020 Β· 5.714 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.ID, Rembang - Jika ada pertanyaan siapa warga Kabupaten Rembang yang layak dijuluki Raja Tato? Bisa jadi salah satunya adalah Maman Ribowo atau akrab dengan nama panggilan Mbah Man.
Pria berusia 60 an tahun yang tinggal di pinggir jalur Pantura Desa Pasar Banggi, Rembang ini hampir sekujur tubuhnya terdapat beragam jenis tato. Bahkan pada bagian dahinya juga ditato bacaan Basmallah dan Syahadat.
Tato itu pula yang mengiringi kisah mudanya, saat masih lekat dengan maksiyat. Namun secuplik sejarah kelam tersebut, sudah lama ia tinggalkan, menuju jalur kehidupan yang lebih baik.
Mbah Man mengenang tato Basmallah ia buat, karena merasa sebagai orang Islam tidak pernah membaca Bismillah.
“Aku jare wong Islam tak nato Bismillah, dadi yen mangan, he iki lho tak dudingi bathukku, “ ujarnya.
Setelah mentato Basmallah, di suatu hari ia kalah main judi. Spontan berinisiatif menambah tato di dahinya lagi, dengan Syahadat. Entah sugesti dari mana atau faktor apa, tiba-tiba dirinya yang semula senang menenggak Miras dan main j
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+