18 Jun 2020 · 2.502 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.ID, Jakarta - Polres Kepulauan Sula menyebut, humor yang diunggah Ismail terkait candaan Gus Dur tentang 'hanya ada 3 polisi yang jujur yakni, polisi tidur, patung polisi dan Jenderal Hoegeng', dianggapnya mencemarkan nama baik institusi Polri.
Menanggapi hal itu, Yenni Wahid mengatakan bahwa, sebenarnya kebebasan berpendapat di Indonesia masih dijamin oleh undang-undang. Selama dijamin UU, masyarakat masih bisa bebas bersuara dengan kritis.
"Namun yang jelas, ada oknum-oknum aparat keamanan yang terlalu sensitif dan terlalu mudah menggunakan kekuasaannya untuk mengintimidasi anggota masyarakat sipil lainnya," terang Yenny sebagaimana dikutip Laduni.id dari laman kumparan, Rabu (17/6) kemarin.
Selain itu, Yenny juga menyampaikan bahwa jika humor atau canaan satir saja dilarang di negara ini, maka kesehatan jiwa masyarakat akan terganggu. Bahkan ia menganalogikan larangan humor satir seperti orang sakit gigi.
"Lama-lama di negara ini, kalau ketawa saja enggak boleh, bisa p
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+