Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Aswaja

Ustadz Ma'ruf Khozin: Mendadak jadi Ustadz

25 Jun 2020 · 7.444 dibaca · Aswaja

LADUNI.ID, Jakarta - Banyak orang beranggapan bahwa gelar itu di atas segala-galanya dan sangat penting dalam hidupnya, sedemikian pentingkah gelar sampai-sampai ada orang yang disebut atau dipanggil tanpa gelar akan marah besar.

Gelar yang mengiringi nama hanya sebatas gelar penanda jati diri tambahan saja tidak lebih,  tulisan menarik dari  Ustadz Ma'ruf Khozin di laman Facebook nya tentang berbagai macam gelar

1. Gelar masyarakat, seperti ustadz, kyai, ajengan, tuan guru, Gus dan sebagainya. Artinya tidak memiliki standar khusus. Pokoknya masyarakat memanggil dengan gelar tertentu maka melekatlah julukan itu.

2. Gelar akademis, seperti strata 1, strata 2 dan seterusnya. Memiliki standar keilmuan tertentu, tidak bisa tiba-tiba menyandang SH kalau tidak lulus Fakultas Hukum sampai diwisuda. Jangan harap menyandang gelar SE kalau tidak lulus Fakultas Ekonomi, kecuali singkatan Sopir Elf.

3. Gelar kehormatan, seperti HC, Honoris Causa.

4. Gelar tikar, gelar sajadah, gelar surban ha-ha-ha.

Karena ustadz tidak

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →