03 Jul 2020 · 6.642 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Selama ini kita tidak tahu atau bahkan lupa bahwa ibadah yang kita lakukan tidak semata-mata hanya mengharap imbalan masuk surga. Ada hal yang lebih penting dari sekadar mengharap imbalan masuk surga, yakni keikhlasan beribadah hanya kepada Allah SWT.
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha, dalam salah satu ceramahnya menyampaikan bahwa, status lamanya di surga semuanya bukan karena ibadah kita, melainkan karena fadhal-Nya atau karunia-Nya Allah SWT. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an,
ۨالَّذِيْٓ اَحَلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ مِنْ فَضْلِهٖۚ لَا يَمَسُّنَا فِيْهَا نَصَبٌ وَّلَا يَمَسُّنَا فِيْهَا لُغُوْبٌ (٣٥
alladzii ahallanaa daara almuqaamati min fadhlihi laa yamassunaa fiihaa nashabun walaa yamassunaa fiihaa lughuubun
Artinya: “Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; didalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu.” (Q.S. Fatir [35] ayat 35).
Dalam beberapa kitab tasawuf, sebagaimana diceritak
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+