06 Jul 2020 Β· 5.799 dibaca · Ringan Riuh
LADUNI.ID, Jakarta - Suatu ketika ada bapak-bapak yang sambil membeli sate madura, mencoba ngetes nasionalismenya si penjual sate.
Pembeli: cak, sampeyan hapal pancasila.
Cak: ya happal luar kepala saya. Masak pancasila saja gak hapal.
Pembeli: coba sebutkan!
Cak: satu, bersyahadat. Dua,menegakkan shalat lima waktu. Tiga,membayar zakat. Empat, berpuasa ramadlan. Lima, naik haji ke mekkah madinah.
Pembeli: lho itu kan rukun Islam cak, bukan pancasila.
Cak: lhoo sampeyan belum tahu , kalo inni sumbernya sumber, diatasnya pancasila.
Pembeli: maksudnya bagaimna cak?
Cak: lhoo gimana sampeyan ini kok malah belum tahu.
Orang bisa berketuhanan yang maha esa itu kalau sudah bersyahadat Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah.
Orang bisa menjadi manusia yang adil beradab apabila dia sudah benar-benar menegakkan shalat.
Persatuan Indonesia akan terwuju
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+