09 Jul 2020 · 5.845 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Dalam kehidupan sehari-hari, terdapat banyak diksi dan kata yang bukan diletakkan pada tempatnya. Pengucapan dalam interaksi sehari-hari pun terdapat banyak kata tetapi dengan pemahaman yang keliru. Akibatnya, kata-kata yang diucapkan tidak sesuai dengan makna yang dikehendaki.
Hal ini juga berlaku bagi kata-kata yang diucapkan orang dengan mengutip ayat Al-Qur’an yang berbahasa Arab. Seringkali orang mengutip kata dan kalimat dalam Al-Qur’an yang hanya berdasarkan pada pengertian pada terjemahan bahasa Indonesianya. Padahal, bahasa Arab yang tedapat pada Al-Qur’an banyak yang memiliki arti berbeda dibanding terjemahannya.
Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Prof Dr Quraish Shihab bahwa, bahasa Al-Qur’an banyak memiliki makna terjemahan yang berbeda dengan makna aslinya. Sebagian contoh yang sangat populer di kalangan orang Islam adalah penyebutan kata “mendirikan shalat”.
Dalam kata mendirikan shalat (aqiimu as-shalat) ini, sebagaimana Prof Quraish Shihab jelaskan, Al-Qur’an tida
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+