30 Jul 2020 Β· 30.207 dibaca · Pesantren
Pondok Pesantren El-Bayan berdiri diawali dari rasa tanggung jawab terhadap kewajiban menyiarkan agama Islam di seluruh pelosok tanah air. Atas dasar tersebut KM. Syuhud pada tahun 1930 mendirikan Masjid yang mempunyai fungsi ganda atau double role yakni untuk menjalankan ibadah mahdloh dan digunakan untuk tempat mencari ilmu/mengaji.
Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat sekitar dan dalam perkembangannya berdirilah Pondok Pesantren Bendasari Majenang (PPBM). Setelah beliau wafat tahun 1954 pengelolaan pondok pesantren dilanjutkan oleh putranya yaitu KH. Najmudin yang merupakan alumni pesantren Tebuireng, Jombang.
Seiring dengan laju globalisasi yang demikian pesat yang ditandai dengan derasnya laju informasi dan estafeta pimpinan, pengasuh pondok pesantren merasa perlu untuk lebih mengembangkan kembali kombinasi sistem pendidikan non formal dan formal, maka kemudian dibuat norma untuk mengatur seluruh kegiatan baik meliputi proses belajar mengajar, pengasuh yang kemudian
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+