18 Aug 2020 · 7.661 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - KH Hamim Tohari Djazuli atau Gus Miek dikenal sebagai ulama NU dan pejuang Islam yang gigih. Gus Miek lahir di Kediri, Jawa Timur, 17 Agustus 1940 dan meninggal di Surabaya, Jawa Timur, 5 Juni 1993 pada umur 52 tahun. Gus Miek juga merupakan pendiri amalan dzikir Jama'ah Mujahadah Lailiyah, Dzikrul Ghofilin, dan sema'an (mendengarkan) al-Qur'an Jantiko Mantab.
Putra dari K.H. Jazuli Utsman (yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur) ini dikenal sebagai ulama yang sederhana, kharismatik dan eksentrik. Banyak kiai yang mengakui tentang kewalian Gus Miek. Sebagai seorang wali atau kekasih Allah, Gus Miek banyak menghabiskan waktu di luar pesantren untuk berdakwah.
Selain itu Gus Miek juga dikenal dengan ulama yang pernah membuatkan syi’ir ketika berziarah ke maam salah satu ulama yang paling berpengaruh dalam penyebaran Islam di wilayah nusantara pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, yaitu Syaikh Ihsan Muhammad Dahlan al-Jampesi. Berikut ini adalah syi’ir yang dibuat oleh Gus M
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+