21 Aug 2020 · 22.415 dibaca · Islam Nusantara
Laduni.ID, Jakarta - Hasil penyebaran Islam tahap awal selanjutnya dimantapkan dengan proses pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, antara lain melalui jalur pendidikan yang kemudian dikenal dengan istilah pondok pesantren.
Istilah pesantren sendiri, jika dikulik lebih jauh adalah berasal dari Bahasa India, yakni dari kata shastri, yang berarti orang yang mengetahui kitab suci (Hindu). Dalam hubungan ini, kemudian diserap ke dalam Bahasa Jawa menjadi santri. Lalu pesantren merupakan istilah yang diturunkan dari kata santri dengan dibubuhi awalan pe- dan akhiran -an. Pesantren lalu dimaknai sebagai sebuah pusat pendidikan Islam tradisional atau sebuah pondok untuk para siswa sebagai model sekolah agama di Jawa.
Sejak zaman pra-Islam, menurut Gus Dur, di Jawa sudah berkembang desa-desa perdikan dengan tokoh agama yang kharismatik dan keramat. Ketika para penduduk masuk Islam, desa-desa perdikan Islam terbentuk dengan pesantren-pesantren yang ada di dalamnya, dan mereka dibebaskan dari pajak. Istilah yang hampir sama juga sudah ada di daera
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+