31 Aug 2020 · 3.459 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta - Istilah "perpecahan" tidak pernah saya tuduhkan kepada agama. Agama hanya salah satu objek keserakahan nafsu manusia. Buktinya pada permasalahan yang lain juga banyak ditemukan.
Semisal di awal pendirian partai membuat komitmen bersama, setelah kecewa salah satu keluar lalu mendirikan partai politik yang baru. Saat membangun lembaga pendidikan, semula berjalan lancar, lama-lama mulai berbeda pengelolaan, bersengketa, masuk pengadilan dan salah satu ada yang kalah dan menang. Yang kalah membuat lembaga baru, dan seterusnya.
Syaikh Abu Zahrah, salah satu ulama Al-Azhar, mengidentifikasi beberapa penyebab terjadinya perpecahan dalam aliran Islam. Faktor tertinggi, selain karena perebutan kekuasaan adalah karena Bangsa Arab memiliki latar belakang mudah berkonflik. Beliau menjadikan hal ini pada urutan pertama karena memang ada riwayat Hadis berikut ini:
ﻋَﻦْ ﺟَﺎﺑِﺮٍ، ﻗَﺎﻝَ: ﺳَﻤِﻌْﺖُ اﻟﻨَّﺒِﻲَّ ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ، ﻳَﻘُﻮْﻝُ: ﺇِﻥَّ اﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻗَﺪْ ﺃَﻳِﺲَ ﺃَﻥْ ﻳَﻌْﺒُﺪَﻩُ اﻟْﻤُﺼَﻠ
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+