Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sejarah

Kilas Balik Sejarah Singkat Berdirinya Nahdlatul Ulama

09 Sep 2020 · 5.800 dibaca · Sejarah

Laduni.ID, Jakarta - Setibanya di Tebuireng, santri muda bernama As’ad (KH. R. As’ad Syamsul Arifin Situbondo) menyampaikan titipan tasbih yang dikalungkan pada dirinya oleh KH. Cholil Bangkalan. As'ad mempersilakan KH. Hasyim Asy’ari untuk mengambilnya sendiri dari lehernya. Bukan bermaksud As’ad tidak ingin mengambilkannya untuk Kyai Hasyim Asy’ari, melainkan As’ad tidak ingin menyentuh tasbih tersebut yang merupakan amanah dari KH. Cholil Bangkalan untuk disampaikan kepada KH. Hasyim Asy’ari.

Sebab itu, tasbih itu tidak tersentuh sedikit pun oleh tangan As’ad selama berjalan kaki dari Bangkalan ke Tebuireng. Setelah tasbih diambil, Kyai Hasyim Asy’ari bertanya kepada As’ad, “Apakah ada pesan lain lagi dari Bangkalan?” Spontan saat itu As’ad hanya menjawab: “Ya Jabbar, Ya Qahhar”. Dua Asmaul Husna tarsebut diulang oleh As’ad hingga tiga kali sesuai pesan sang guru. Setelah mendengar lantunan itu, Kyai Hasyim A

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →