06 Oct 2020 · 5.680 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID, Jakarta - “Apapun yang menimpa dirimu, baik yang terjadi di bumi ataupun yang terjadi pada dirimu sendiri, kecuali sudah ada catatannya sebelum kehidupan ini Kami gulirkan. Pena sudah habis tintanya, buku-buku sudah ditutup semuanya, semua persoalan sudah diselesaikan. Semua takaran-takaran sudah diatur. Katakanlah, tidak akan menimpa diri kami kecuali sudah ditentukan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Apapun yang menimpa dirimu, tidak ada tujuan untuk mempersalahkan kamu. Dan apapun kesalahan yang engkau lakukan bukan sebagai musibah atas dirimu.”
Itulah petikan materi kajian yang disampaikan oleh KH Buya Syakur Yasin dan dijadikan dasar bagi pembahasan mengenai qada dan qadar. Mengenai hal ini, beberapa kelompok besar belum memiliki kesepakatan yang baku. Antara Muktazilah atau Qadariyah, Jabariyah, Murji’ah, Ahlussunnah wal Jamaah sampai sekarang masih tetap pada pendiriannya masing-masing.
Menurut Buya Syakur, karena kita baru lahir pada zaman akhir ini, kita memandang bahwa mereka semua h
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+