07 Oct 2020 · 8.429 dibaca · Hikmah
Keterangan Foto: KH. Idham Chalid dengan mobil yang biasa beliau tumpangi.
LADUNI.ID, Jakarta - Peristiwa itu terjadi di Cirebon. Ban mobil KH. Idham Chalid kempes 2 kali, lalu beliau mengajak KH. Syafriansyah jalan kaki. Hari sekitar jam 5 subuh, tak taunya ada banyak orang yang menunggu kedatangan Kiai Idham. Tempat banyak orang itu ternyata Pesantren Buntet Cirebon milik KH. Nu'man.
Sebelum kedatangan Kiai Idham, sang pengasuh Pondok Pesantren Buntet sudah menunggu kehadiran beliau, hal ini dikarenakan jauh sebelum kedatangan Kiai Idham, dirinya sudah diberitahu terlebih dahulu oleh Wali Songo. Para waliyullah mengatakan, "nanti akan datang ke pondokmu seorang wali kutub, pada hari dan jam sekian".
KH. Nu'man sempat bingung siapa waliyullah yang dimaksud dan setelah ditunggu-tunggu, yang datang adalah KH. Idham Chalid.
Baca juga: Kisah KH. Idham Chalid
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+