10 Oct 2020 · 2.870 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta - Sebuah lembaga penelitian yang berpusat di Inggris, Llyoyd’s Register Foundation (LR Fondation) melakukan penelitian kepada 150 orang dari 142 negara di seluruh dunia. Hasilnya, sekitar 71% berpendapat bahwa hoaks atau berita palsu adalah kejahatan siber yang menjadi masalah terbesar mereka.
Dalam laporan penelitian ini juga ditemukan bahwa hoaks menempati posisi tertinggi di antara kejahatan-kejahatan siber lainnya, bahkan mengungguli penipuan online yang hanya mendapat porsi 45% dan cyber-bullying yang hanya sebesar 30%.
Menurut CEO Lloyd’s Register Foundation, Richard Clegg, hasil penelitian itu telah menjadi gambaran (representatif) keadaan di dunia. Menurutnya, sekitar 98% populasi dunia menyebut bahwa hoaks adalah masalah terbesar dalam kehidupan mereka di dunia siber.
"Mengetahui apa yang dipikirkan orang akan memba
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+