16 Oct 2020 Β· 5.097 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Tujuh tahun setelah saya pulang, tepatnya pada hari jumat 15 Ramadhan 1425. bertepatan dengan 29 Oktober 2004, Abuya Sayyid Muhammad Al-Maliki meninggal dunia, kebetulan saat itu saya sedang di Makkah Al-Mukarramah, maka saya termasuk saksi mata yang melihat langsung ramainya orang yang mengiringi jenazah beliau. Kabar kewafatan beliau tersebar ke seluruh dunia, orang-orang yang sedang umroh dan mengenal beliau langsung memberitahukan teman-teman mereka, merekapun bersiap-siap untuk mengikuti sholat jenazah yang dikabarkan akan dilaksanakan setelah sholat isya' di Masjidil Haram, bahkan merekapun siap mengantar jenazah beliau ke pemakaman Ma'la. Benar saja, setelah sholat jenazah kemudian ada ribuan orang keluar dari Masjidil Haram, mereka tidak mengikuti sholat Tarawih bersama Imam Masjidil Haram demi untuk mengiringi jenazah Abuya.
Saya memprediksi akan ada pemandangan luar biasa di jalan antara Masjidil Haram dan pemakaman Ma'la, ketika itu masih ada Suqul Lail yang oleh orang Indonesia disebut "Pasar Seng", jalan dari Masjid
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+