Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Aswaja

PBNU: Perkataan Macron adalah Bentuk Propaganda Ekstremisasi Islam

28 Oct 2020 · 3.816 dibaca · Aswaja

LADUNI.ID, Jakarta - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU), A Helmy Faishal Zaini memprotes Presiden Prancis, Emmanuel Macron terkait pernyataan yang sangat tendensius soal radikalisme dan ekstremisme. Menurut Helmy, pernyataan Macron hanya menggelorakan islamofobia di dunia.

“Pernyataan ini sangat tendensius, menggelorakan islamofobia dan memiliki dampak besar terhadap perdamaian dunia… Radikalisme dan juga ekstrimisme tidak memiliki agama. Ia bisa dimiliki oleh pribadi beragama apa pun saja,” jelas Helmy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/10) malam.

Sebelumnya, Macron menyebut bahwa Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia. Penyataan itu, menurut Helmy, sangat berbau islamofobia. Apalagi ketika dikaitkan dengan pembunuhan seorang guru yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW. Macron menyebut bahwa sang guru dibunuh karena kaum Islamis menginginkan masa depan kita.

  • Baca juga: 
🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →