02 Nov 2020 Β· 3.252 dibaca · Kolom
LADUNI.ID, Jakarta - Para pejabat Indonesia tampaknya belum memeriksa pidato Presiden Macron sebelum berkomentar. Padahal pidatonya tidak sampai ratusan halaman seperti UU Cipta Kerja.
Pidato Presiden Macron, 25 Oktober 2020 (setelah kasus guru dipenggal):
Rien ne nous fera reculer, jamais. (Tak ada yang membuat kita mundur, tak akan pernah).
La liberté, nous la chérissons; l’égalité, nous la garantissons; la fraternité, nous la vivons avec intensité. (Kebebasan kita rayakan, kesetaraan kita jamin, persaudaraan kita jalani dengan sepenuhnya).
Notre histoire est celle de la lutte contre les tyrannies et les fanatismes. (Sejarah kita itu sejarah perjuangan melawan tirani dan fanatisme).
Nous respectons toutes les différences dans un esprit de paix. (Kita menghormati semua perbedaan dalam satu semangat perdamaian).
Nous n'acceptons pas les discours de haine et défendons le débat raisonnable. (Kita tidak terim
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+