12 Nov 2020 · 9.557 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Nama Pesantren Tebuireng yang berdiri tahun1899 di Wilayah Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur sudah terkenal seantero nusantara. Untuk mencapai kejayaan seperti saat ini, jalan terjal harus ditempuh oleh pesantren yang didirikan KH Hasyim Asy'ari, pendiri organisasi Nahdatul Ulama (NU).
Salah satu perjuangan beratnya ialah saat para santri Tebuireng harus melawan kelompok pendekar hitam pimpinan dukun sakti Wiro yang menguasai tempat maksiat bernama Kebo Ireng.
Kebo Ireng merupakan sebuah lokalisasi yang berada di areal pabrik gula Desa Cukir. Di mana untuk mengikat warga supaya mau menyerahkan tanah dan menjadi buruh pabrik, pemerintah Belanda sengaja mendukung berdirinya tempat maksiat Kebo Ireng.
Setiap malam para buruh pabrik selalu mengunjungi dan menghabiskan uang di lokalisasi Kebo Ireng, terlebih usai menerima gaji sebagai buruh. Akibatnya, warga banyak yang terjerat hutang, karena kalah berjudi maupun main perempuan.
Kondisi itu tentu membuat Belanda senang, karena dapat terus mengikat war
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+