14 Nov 2020 Β· 5.055 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Diriwayatkan dalam sebuah Hadis, satu ketika Rasulullah SAW bertemu dengan orang yang dikenal sebagai pelaku maksiat. Rasulullah SAW kemudian menangis sambil mendoakan orang tersebut agar dapat berhenti dari kegemaran berbuat maksiat.
Para sahabat lantas bertanya, "Mengapa engkau menangis untuknya, wahai Rasul? Bukankah dia itu orang yang jauh dari Allah. Tak pantas engkau menangis untuknya."
Rasulullah SAW lalu menjawab, "Sungguh aku diutus untuk menyelamatkan manusia, bukan untuk mencelakakannya."
Lain hari, Rasulullah SAW melihat seorang sahabat yang marah dan mencaci-maki penggemar maksiat. Rasulullah SAW lantas mengingatkan sahabat tersebut, "Jangan kau jadi penolong setan untuk menjerumuskan saudaramu ke kubang maksiat yang lebih dalam."
Demikianlah ditegaskan, bahwa sikap kasar terhadap orang lain yang berbuat dosa, pada hakikatnya justru menjadi amunisi setan dalam menjerumuskan orang tersebut dalam dosa yang lebih besar.
Ketahuilah, bahwa pi
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+