Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Hikmah

Kejujuran Kiai Said

30 Nov 2020 Β· 2.520 dibaca · Hikmah

LADUNI.ID, Jakarta - Jujur kadang menyakitkan, kadang berat melebihi beratnya memikul gunung, dan kadang menyenangkan. Apalagi menyangkut hal-hal yang dianggap aib, hal tabu, atau ironi, apalagi keburukan. Tak mudah memang untuk berani jujur. Sebab, jujur meniscayakan adanya ketulusan, hati yang bersih, mengalahkan ego diri, kesiapan diri menerima konsekwensi. Karenanya jujur adalah salah satu karakter kenabian, shidiq.

Berkatalah jujur meski pahit bahasa lain dari berkatalah kebenaran walaupun pahit. Jujur pun mengandung nilai keterbukaan sebagai nilai yang dijunjung tinggi manusia modern. Ya keterbukaan menjadikan manusia maju: terbuka menerima pengetahuan dari manapun datangnya, menerima saran dan perubahan, dan terbuka menerima suport dan doa. Tetapi jujur pasti berbuah manis.

Jujur ini dicontohkan dengan baik oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, Ketua Umum PBNU, yang melalui sesprinya M. Sofwan Erce memberi tahukan kepada publik, bahwa pada Sabtu 28 November 2020 pukul 19.30 Kiyai Said dinyatakan positif Covid-19.

  • Baca juga: 
πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →