14 Dec 2020 ยท 3.432 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Kata siapa mengingat mati itu kudu sedih, takut, pake tangisan sendu? Kadang mengingat mati itu kudu dengan perasaan bahagia.
Kanjeng Nabi Muhammad SAW satu hari ditanya,
ููู ุง ุณุฆู ุตููุงุช ุงููู ุนููู ู ู ุงูุฃููุงุณ ู ู ุงููุงุณ ู ู ูู ุ ูุงู: ุฃูุซุฑูู ููู ูุช ุฐูุฑุงูุ ูุงุญุณููู ูู ุงุณุชุนุฏุงุฏุงูุ ุฃููุฆู ุงูุฃููุงุณ ุฐูุจูุง ุจุดุฑู ุงูุฏููุง ููุนูู ุงูุขุฎุฑุฉ
"Ketika Kanjeng Nabi SAW ditanya tentang siapakah orang-orang yang paling bahagia itu? Beliau SAW menjawab: Orang paling bahagia adalah yang sering mengingat kematian di antara mereka dan yang terbaik persiapannya di antara mereka untuk menghadapinya. Mereka itulah orang-orang yang bahagia, pergi membawa kemuliaan dunia dan kenikmatan akhirat."
Banyak ingat mati itu dianjurkan karena menghasilkan banyak manfaat dan faedah. Di antaranya pendek angan-angan, gak ruwet masal
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+