24 Dec 2020 · 2.808 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - Pada awal tahun 1990-an Gus Dur pernah menyebut NU sebagai jangkar politik-nya NKRI, yakni segenap elemen masyarakat menerima dan membutuhkan NU.
Buktinya, di antaranya, sastrawan dan penulis novel terkenal, Pramoedya Ananta Toer, pas wafat dan dimakamkan, keluarga beliau meminta didoakan dan ditalqinkan di atas pusaranya dengan cara NU.
Dulu para Wali Songo disebut sebagai “paku bumi”-nya Tanah Jawa atau "Pepakuning Nusa Jawi", yakni yang menjaga stabilitas dan keamanan bumi Nusantara ini. Sehingga masyarakat Jawa, yang abangan hingga orang Hindu Tengger, Bali dan Tionghoa sekalipun, mengikuti ajaran para Wali.
Disebut dalam babad Gresik, Kangjeng Sunan Ampel, gurunya Kangjeng Sunan Giri, mendoakan santrinya itu di hadapan ibu angkatnya, Nyai Gede Piantih:
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+