06 Jan 2021 Β· 8.177 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Dalam kitab Durratun Nashihin karya Syaikh Utsman bin Hasan terdapat satu kisah menarik tentang pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Sayyidah Rabi’ah Al-Adawiyah ketika dilamar oleh ulama besar, Syaikh Hasan Al-Bashri.
Alkisah, ketika suami Sayyidah Rabi’ah Al-Adawiyyah meninggal dunia, beberapa ulama mendatanginya untuk keperluan melamar sebagai pengganti suaminya.
Ketika itu, Syaikh Hasan Al-Bashri dan para sahabatnya, Malik Bin Dinar dan Tsabit Al-Banani, datang ke rumah Sayyidah Rabi’ah dan meminta izin untuk masuk menemuinya. Sayyidah Rabi’ah mengizinkan mereka untuk masuk rumahnya seraya memasang satir dan beliau duduk di balik satir.
Syaikh Hasan dan para sahabatnya berkata, “Sesungguhnya suamimu telah meninggal, sementara kamu harus memiliki suami.”
Mendengar hal itu, maka Sayyidah Rabi’ah berkata, “Benar, namun siapakah di antara kalian yang paling alim, sehingga aku bersedia menjadi istrinya?”
Mereka menjawab kompak, “Syaikh Hasa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+