07 Jan 2021 Β· 18.735 dibaca · Pesantren
Awal kegiatan dan pengabdian KH. Abdul Lathif dari tahun 1918 M sampai dengan tahun 1924 M dicurahkan pada pendidikan / pengajian, baik masyarakat maupun para santri di pesantrennya. Adapun tempat yang digunakan untuk menyampaikan materi pengajian di Majlis Taklim atau Serambi Masjid.Pada waktu itu lembaga pendidikan islam sangat minim sekali, sehingga masyarakat sangat antusia sekali terhadap pendidikan terutama pendidikan agama islam.
KH. Abdul Lathif mempunyai keinginan mengembangkan dan meningkatkan Madrasah dan Pesantren serta mendapatkan dukungan dari masyarakat setempat, maka pada tahun 1924 M dibangunlah Madrasah yang terdiri 6 lokal dan diberi nama TARBIYATUL ATHFAL.
Seiring bertambahnya santri dan siswa madrasah dimana lokasinya kurang strategis dan sempitnya tanah, maka beliau mengadakan musyawarah dengan ulama dan masyarakat setempat untuk mencari jalan keluarnya. didapatlah suatu keputusan yang sangat menggembirakan terutama dari mertuanya H. Anhar (ayah dari Hj. Siti Rahmah), isteri kedua KH. Abdul Lathi
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+