11 Jan 2021 · 4.719 dibaca · Kolom
LADUNI.ID, Jakarta - Gerakan ini merupakan proyek yang paling penting baginya, sebagai warisan kepada dunia. Dalam usia 90 tahun, ia bertekad untuk terus menebar liberalisme, walau mungkin kelak harus dari liang kuburnya.
Dengan dana US$ 1 milyar pada November 2020 yang baru lalu, Soros membentuk OSUN (Open Society University Network), untuk menghancurkan nasionalisme.
Ia telah mempersiapkan Bard College New York di AS dan Central European University di Vienna Austria, untuk penghayatan filsafatnya di seluruh dunia. Bangladesh dan Taiwan dibuat, sebagai pancangan kaki gerakannya di Asia.
Sebagai sasaran direncanakan para akademikus yang hidup sengsara dan merasa tertindas secara politik atau ekonomi. Spekulan kapitalis yang lihai ini, menunjuk Lord Mark Brown sebagai ketua baru yayasan yang membidangi proyek 2021-nya. Proyek anti nasionalisme te
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+