Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Sufyan Kholil Rejoso
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Sufyan Kholil Rejoso

1929 – 1978 M · 12.409 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Sufyan Kholil lahir pada 29 Oktober 1929 di Rejoso, Jombang, Jawa Timur. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Kholil Rejoso dengan istri yang kedua.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Mendirikan Pesantren
3.2  Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)

4.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir

KH. Sufyan Kholil lahir pada tanggal 29 Oktober 1929 di Rejoso, Jombang, Jawa Timur. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Kholil Rejoso dengan istri yang kedua.

1.2 Riwayat Keluarga
Pada tahun 1961, KH. Sufyan Kholil menoikah dengan Nyai Noer Chalimah, seorang putri dari Magelang. Buah dari pernikahannya, beliau dikarunia 3 putra dan 3 putri. Anak-anak beliau adalah Ida Richany, Faiqah Rahmiati, Muhammad Farihin, Muhammad Faisol, Muhammad Fanany, dan Farra Adibah.

1.3 Wafat
KH. Sufyan Kholil wafat setelah jamaah Shalat Subuh pada tanggal 14 Juli 1978 M di Pesantren Darul Ulum Rejoso.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan

KH. Sufyan Kholil menghabiskan pendidikannya dengan belajar di Pondok Pesantren Darul Ulum hingga beliau menyelesaikan jenjang pendidikan tingkat Menengah Pertama. Setelah selesai, beliau melanjutkan nyantri di Semarang, lalu berpindah ke Yogyakarta.

3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Menjadi Pengasuh Pesantren

Pada tahun 1973, KH. Sufyan Kholil harus pulang kampung untuk mengisi kepemimpinan Pesantren Darul Ulum yang saat itu “kosong” lantaran ditinggalkan Kyai Bisri Kholil sebagai rekan Kyai Mustain dalam menjalankan amanat kepemimpinan pesantren.

3.2 Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)
Pada tahun 1954, KH. Sufyan Kholil aktif dalam organisasi, selain sebagai pelopor berdirinya Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), beliau juga ditunjuk sebagai tenaga pengajar dan administrasi di Madrasah Muallimat Yogyakarta.

Pada tahun 1959, beliau diamanahi sebagai Ketua Gerakan Pemuda Anshor, Bantul, Yogyakarta. Dan pada tahun 1962, beliau menjabat di DPR RI Pusat mewakili wilayah Yogyakarta.

4. Referensi
Dikelola dari sumber-sumber yang mendukung.


Artikel ini sebelumnya diedit tanggal 29 Oktober 2025, dan kembali diedit dengan penyelarasan bahasa tanggal 14 Juli 2026.

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+