28 Jan 2021 Β· 2.360 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Malang - Ikhtiar peningkatan keberadaan dan aktivisme warga Nahdliyin di perguruan-perguruan tinggi negeri selama ini telah banyak dilakukan: dari jalur kultural hingga jalur formal. Dalam kurun tiga tahun terakhir, hasil dari upaya tersebut telah memulai membuahkan hasil. Kader-kader santri NU sudah mulai berani tampil menunjukkan identitasnya dan mengambil peran yang lebih strategis di kampus-kampus negeri. Catatan perjalanan ini adalah sedikit dari pelbagai pengalaman bagaimana upaya konsolidasi kultural warga Nahdliyin dilakukan di salah satu universitas negeri terbesar di Indonesia, yakni Universitas Brawijaya (UB).
Dua periode berturut-turut pucuk pimpinan UB telah dipegang oleh kader-kader terbaik NU, yaitu Prof. Dr. Muhammad Bisri (Rektor UB 2014-2018) dan Prof Dr. Nuhfil Hanani (Rektor 2018 – 2022). Komitmen kedua rektor tersebut terhadap perjuangan NU di kampus UB sangatlah kuat. Ragam kegiatan keagamaan berbasis nilai dan ajaran Aswaja Annahdiyyah terus dilakukan secara perlahan, berkelanjutan, dan pencapain yang pasti dan terukur.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+