Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. A. Qulyubi (Ajengan Unung)
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. A. Qulyubi (Ajengan Unung)

lahir 1891 M · 9.691 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. A. Qulyubi (Ajengan Unung) adalah ulama NU.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Profil KH. A. Qulyubi (Ajengan Unung)

  1. Kelahiran
  2. Nasab
  3. Pendidikan
  4. Perintis NU di Tanah Sunda

Kelahiran

KH A. Qulyubi atau yang kerap disapa dengan panggilan Ajengan Unung dilahirkan sekitar tahun 1891 M, di kampung Madewangi, Tasikmalaya.

Nasab

Silsilah nasab leluluhur Ajengan Unung, di dalam buku Ringkasan Riwayat Hidup Ajengan Unung yang ditulis putranya KH. Ahmad Thabibudin pada 27 November 1955, terhubung dengan pendiri NU, Hadratussyekh KH. Hasyim Ays’ari.

Berikut silsilah Ajengan Unung:

Ajengan Unung bin Abdulghani (Asiam atau Icong), bin Natawijaya (Bapa Lijam) , bin Iskin bin Katam Jiwaraga (Aki Dukun) bin Kiai Raden Mas Narawulan (Bagus Jamri, putra Dalem Suniawenang Cineam, Tasik) bin Rd. Mas Sutanagara di Sukasindang, Setia Mulya bin Rd. Mas Wisonajaya bin Rd. Mas Prabu Singajiwakusumah, {kuburannya di Cipajaran, Tamanjaya (Gobras), Cibereum, Tasikrnalaya}. Rd. Mas Rangsang (Rd. Mas Cakrakusumah), Sultan Mataram anu gelarannana: Kanjeng Sultan Agung Senapati Ing Alaga Abdurrohman Sayyidin Panatagama. Rd. Mas Jolang (Panembahan Seda Krapyak), Sultan Mataram, bin Sutawijaya, Senapati Adiwijaya/Kepala Pasukan Pengawal Sultan Adiwijaya (Jakatingkir) di Pajang bin Kiai Ageng Pamanahan, Kepala daerah Mataram/Kepala Pasukan Pengawal Sultan Adiwijaya.

Pendidikan

Ajengan Unung menghabiskan pendidikannya dengan menimba ilmu di Tanah Suci Makkah pada 1912 hingga 1916.

Perintis NU di Tanah Sunda

Di dalam buku A. E. Bunyamin Nahdlatul Ulama di Tengah-tengah Perjuangan Bangsa, NU ke Tasikmalaya diperkenalkan Ajengan Fadil sekitar 1928. Ia merupakan seorang kiai dari daerah Cikotok (sekarang masuk wilayah Kabupaten Ciamis) yang kemudian menetap di daerah Nagarawangi (Tasikmalaya).

NU berdiri pun dimulai dari rapat di rumah Ajengan Fadil. Di antara ajengan yang pertama kali turut menjadi penggurus NU adalah KH. Ahmad Qulyubi atau disebut Ajengan Unung.

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+