Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Kyai Abu Sujak, Wonosobo
✓ Terverifikasi Tim Riset

Kyai Abu Sujak, Wonosobo

wafat 1975 M · 15.699 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Simbah Kyai Abu Sujak adalah seorang Kyai Sepuh yang memiliki nama kecil Zaenal Abidin. Karena kepandaian dan keberanian sewaktu menuntut ilmu di Gading Tuntang Salatiga, nama dewasa beliau diganti menjadi Abu Syuja oleh guru agama beliau.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Penerus
3.1  Murid-Murid

4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1  Mendirikan Masjid
4.2  Mendirikan Asrama MINO
4.3  Menjadi Muryid Tarekat
4.4  Masa Penjajahan
4.5  Menpopulerkan Tradisi Majruran

5.    Keistimewaan
6.    Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
Simbah Kyai Abu Sujak adalah seorang Kyai Sepuh yang memiliki nama kecil Zaenal Abidin. Karena kepandaian dan keberanian sewaktu menuntut ilmu di Gading Tuntang Salatiga, nama dewasa beliau diganti menjadi Abu Syuja oleh guru agama beliau.

Beliau merupakan putra dari Surosentiko sekaligus juga sebagai cucu dari KH. Abdurrahman Sampangan, yang berprofesi sebagai seorang juru tulis (schijver) Demang Garung di Kalibeber dan termasuk dalam jejaring laskar Diponegoro yang ikut berperan dalam pendirian masjid dan pesantren kuna di Desa Sampangan, Kaliangkrik, Magelang yang sekarang lebih dikenal dengan nama Masjid Al-Huda Sampangan.

1.2 Riwayat Keluarga
Sebagai putra keempat dari enam bersaudara, beliau mulai membangun rumah tangga setelah selesai nyantri, yaitu dengan Nyai. Sumi/Semi yang berasal dari Desa Kemejing, kemudian dengan Nyai Siti yang berasal dari Sumatera.

Pada saat terjadi Agresi Militer Belanda tahun 1947. Simbah Kyai Abu Sujak mengungsi di Desa Dero dan setelah mengungsi beliau melangsungkan pernikahan yang ketiga kalinya dengan Nyai Siti Mangunah, putri H. Djuwaini dari Kalibeber. Pernikahan ketiga Kya

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+