Dalam perjalanan hidupnya, KH. Amirullah Ilyas sangat gigih dan penuh semangat dalam memperjuangkan nilai-nilai Aswaja NU di tengah masyarakat. Bersama KH. Zaini Sulaiman, KH. Amirullah mendirikan Yayasan Pendidikan Islam Az Zainiyah dan Masjid Al-Husniyah.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Nasab
1.3 Wafat
2. Kiprah di Nahdlatul Ulama
3. Teladan
4. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Amirullah Ilyas dilahirkan di DKI Jakarta.
1.2 Nasab
- Nabi Muhammad SAW,
- Sayyidah Fatimah Azzahra ,
- Sayyidina Husein,
- Sayyidina Ali Zaenal Abidin,
- ayyidina Muhammad Bagir,
- Sayyidina Ja'far Shodiq,
- Sayyid Uraidi,
- Sayyid Muhammad Naqib,
- Sayyid Isa Annaqib,
- Sayyid Ahmad Mujahir,
- Sayyid Ubaidillah,
- Sayyid Alawi Awwal,
- Sayyid Muhammad Sohibus Saumi’ah,
- Sayyid Alawi Ats-Tsani,
- Sayyid Ali Kholi’ Qosim,
- Sayyid Muhammad Sohib Mirbath (Hadhramaut),
- Sayyid Alawi Ammil Faqih (Hadhramaut),
- Sayyid Amir ‘Abdul Malik Al-Muhajir (Nasrabad, India),
- Sayyid Abdullah Al-’Azhomatul Khan,
- Sayyid Ahmad Shah Jalal (Ahmad Jalaludin Al-Khan),
- Sayyid Syekh Jumadil Qubro (Jamaluddin Akbar Al-Khan Al Husein),
- Sayyid ‘Ali Nuruddin Al-Khan (‘Ali Nurul ‘Alam),
- Sayyid ‘Umdatuddin Abdullah Al-Khan,
- Syarif Hidayahtullah (Sunan Gunung Jati),
- Sultan Hasanuddin Banten,
- Sultan Maulana Yusuf,
- Sultan Maulana Muhammad Nasruddin (Syekh Mansyur Cikaduan,
- Sultan Abul Mafachir Machmud (Pangeran Abdul Qodir),
- Sultan Ma'ali Achmad (Putra Mahkota),
- Sultan Ageng Tirtayasa,
- Sultan Haji Abdul Fattah Zainal Arifin,
- Raden Raksa Jiwa (Syalipa),
- Raden Muhammad Imron,
- Raden Abdul Adzim,
- Raden Haji Shaleh,
- Raden Haji Ilyas,
- Raden KH. Amirullah Ilyas,
1.2 Wafat
KH. Amirullah Ilyas wafat pada Senin, 20 Januari 2014, pukul 16.25 WIB. Di akhir hidupnya, KH. Amirullah memanggil istri dan semua putra-putrinya. Beliau lalu meminta maaf kepada semuanya atas segala kekhilafan yang pernah beliau lakukan. KH. Amirullah lalu meminta dihadapkan ke arah kiblat. Terdengar lirih lisannya mengucapkan kalimah syahadat. Dan seutas senyum tersungging di bibirnya saat wafatnya.
2. Kiprah di Nahdlatul Ulama
Dalam perjalanan hidupnya, KH. Amirullah Ilyas sangat gigih dan penuh semangat dalam memperjuangkan nilai-nilai Aswaja NU di tengah masyarakat. Bersama KH. Zaini Sulaiman, KH. Amirullah mendirikan Yayasan Pendidikan Islam Az Zainiyah dan Masjid Al-Husniyah.
Selain sosok yang gigih dan ulet dalam memperjuangkan Islam Aswaja, KH. Amirullah Ilyas juga seorang aktivis organisasi yang ulet. Berbagai organisasi sosial kemasyarakatan di bawah naungan NU pernah beliau ikuti. Bahkan seringkali beliau menjadi penentu dari putaran roda organisasi tersebut.
Kiprah KH. Amurillah di Nahdlatul Ulama di antaranya:
1. Ketua IPNU Cabang Pulo Gadung (1962-1965),
2. Ketua Ranting merangkap Ketua Bidang Pendidikan GP. Ansor Cab. Pulo Gadung (1965-1969),
3. Ketua GP. Ansor Cab. Pulo Gadung sekaligus Sekretaris Partai NU Cab. Pulo Gadung (1975-1984),
4. Ketua GP. Ansor Cab. Cakung (1977-1979),
5. Sekretaris PCNU Cakung (1979-1984),
6. Ketua PCNU Jakarta Timur sekaligus dilantik di Graha Purna
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

