Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Oding Muhammad Abdul Qodir, Pengasuh Pesantren Mabdaul ‘Uluum Tasikmalaya
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Oding Muhammad Abdul Qodir, Pengasuh Pesantren Mabdaul ‘Uluum Tasikmalaya

1942 – 2018 M · 9.413 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Oding Muhammad Abdul Qodir adalah ulama NU.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengasuh Pesantren
3.2  Peran di Nahdlatul Ulama

4.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Oding Muhammad Abdul Qodir atau yang biasa akrab disapa dengan Engkang lahir pada tanggal 8 Agustus 1942, di Tasikmalaya. Beliau merupakan putra dari pasangan Bapak Ahmid dan Ibu Encum.

1.2 Riwayat Keluarga
Pada tanggal 8 Agustus 1970, KH. Oding menikah dengan Nyai Epon Muhlisatul Anwariyah. Dari pernikahannya, beliau dikaruniai tujuh anak di antaranya Ai Nuraisyah (almarhum), Ade Ida Nurfarida, Rosyad Nurdin, Iip Nafisah, Ujang Alawil Hadad Abdussalam, Ali Maemuham (Almarhum), dan Cucu Mahmudah.

1.3 Wafat
KH. Oding Muhammad Abdul Qodir wafat pada hari Jum'at, 7 Desember 2018 pukul 19:05 WIB pada usia 78 tahun di Rumah Sakit Jasa Kartini Tasikmalaya. Berita kewafatannya yang tersebar di grup Whatsapp Info Muqimin Muqimat MU yang menjadi media interaksi dan informasi bagi para alumnus Pondok Pesantren Mabdaul ‘Uluum Mulyasari Tamansari Tasikmalaya.

Berita tersebut mengundang kesedihan yang mendalam bagi para murid, keluarga dan masyarakat yang mengenalnya. Mereka berdoa, KH. Oding Muhammad Abdul Qodir wafat dalam keadaan husnul khatimah, diampuni semua dosanya, dan diterima amal ibadahnya.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
KH. Oding menghabiskan pendidikannya belajar di beberapa pondok pesantren, di antaranya:
1. Pondok Pesantren Al-Ihsan
2. Pondok Pesantren Al-Ihsan Ashorfiyah Ciharashas Tasikmalaya
3. Pondok Pesantren Bantar Gedang
4. Pondok Pesantren Cihaji
5. Pondok Pesantren Sadang Garut
6. Pondok Pesantren Darul Qur’an Cianjur

3. Perjalanan Hidup dan Dakwah

3.1 Menjadi Pengasuh Pesantren
KH. Oding mempunyai peran dan andil yang besar baik di Pondok Pesantren Mabdaul ‘Uluum maupun di masyarakat. Di Pondok Pesantren Mabdaul ‘Uluum, selain sebagai sesepuh, beliau juga yang sekaligus sebagai Dewan Kyai Pengajar. Adapun di masyarakat, selama 48 tahun menjadi Ketua DKM. Selain itu beliau juga menjadi Kepala Madrasah Diniyah selama 23 tahun.

Peranannya dalam bermasyarakat selama hidupnya selalu diabdikan untuk keumatan. Tidak hanya di lingkugan masyarakat Desa Mulyasari yang menjadi tempat tinggalnya, melainkan juga ke lingkungan masyarakat sekitar, seperti Desa Babakan Jati, Ciburuyan, Salamitan, Sumur Haur, Bojong Herang, Sumur Dago dan Sukasirna.

Amaliah yang selalu dibiasakan oleh Engkang adalah shalat awal waktu dan khatam Al-Qur'an dalam seminggu sebanyak dua hingga tiga kali. Beberapa ungkapan hikmah dan nasihatnya adalah “Rek di mana wae gaul, ulah jauh jeng masjid (Di mana saja bergaul, jangan jauh dari masid); Sing gede pangampura k

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+