05 Mar 2021 · 7.919 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.ID, Jakarta - Saat membuka rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan tahun 2021, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3/2021) kemarin, Presiden Jokowi meminta agar kampanye cinta produk-produk dalam negeri Indonesia turut digaungkan. Saat yang bersamaan, Jokowi menyampaikan agar membenci produk luar negeri juga disuarakan.
Ajakan presiden ini mengundang pertanyaan dari sebagian masyarakat, apa benar mencintai produk dalam negeri harus dibarengi dengan keharusan membenci produk-produk luar negeri? Seperti apa seharusnya kita menyikapi? Berikut ini adalah ulasan sosiolog, Imam B. Prasodjo, tentang cara yang benar dalam mencintai produk dalam negeri Indonesia. Selamat membaca.
***
Para pembeli produk di pasar selalu memiliki beragam cara dalam menentukan pilihan, antara lain pilihan yang bersifat rasional, pilihan karena keterpaksaan (karena nggak ada yang lain ibarat tak ada rotan akar pun jadi), dan pilihan karena dorongan emosional. Selain itu, ada beragam pertimbangan yang juga ikut mempengaruhi, sepert
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+