Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Tentang "Kebangkrutan" Beragama

22 Apr 2021 Β· 2.710 dibaca · Artikel Keagamaan

Laduni.ID, Jakarta - Kesholehan individu, seperti rajin shalat, rajin membaca Al-Qur'an, puasa, haji dan sebagainya selalu menuntut lahirnya kesholehan atau kebaikan sosial. Misalnya, tentang shalat, Al-Qur'an menyatakan shalat itu dimaksudkan agar manusia tidak melakukan perbuatan jahat dan munkar (tak disukai orang). Tentang puasa, Al-Qur'an mengatakan supaya manusia bisa mengendalikan diri dari melakukan perbuatan yang melanggar hukum (takwa). Dan agar manusia merasakan beratnya lapar untuk pada gilirannya memiliki kepekaan sekaligus solidaritas sosial. Haji mengajarkan kesetaraan manusia dan menyerukan persaudaraan kemanusiaan, dan seterusnya. 

Nah, manakala ritual-ritual personal tersebut (ibadah individual) tidak melahirkan kesholehan sosial dan kemanusiaan, maka untuk tidak mengatakan sebagai keberagamaan yang sia-sia, bisa dikatakan sebagai sebuah "kebangkrutan" dalam beragama. Lebih lagi jika melahirkan sikap-sikap hidup destruktif terhadap kepentingan sosial kemasyarakatan.

Nabi SAW pernah menyingg

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →