10 May 2021 Β· 3.826 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID Jakarta - Menjelang Lebaran, Bung Karno menemui mantan Menteri Luar Negeri DR. Roeslan Abdoelgani untuk dicarikan uang.
"Cak, tilpuno Anang Thayib. Kondo'o nek aku gak duwe duwik," kata Proklamator Kemerdekaan RI tersebut (Cak, teleponkan Anang Thayib. Beritahu kalau aku tak punya uang)
Anang adalah keponakan Roeslan, tinggal di Gresik, seorang pengusaha peci (kopiyah) merek Kuda Mas yang sering dikenakan oleh Soekarno.
Baca Juga: Karomah Abuya Mama Armin: Dorong Mobil Soekarno Menggunakan Lidi
"Beri aku satu peci bekasmu. Saya akan lelang," kata Roeslan Abdoelgani.
"Bisa laku berapa, Cak?" tanya Soekarno.
"Wis ta laa, serahno ae soal iku nang aku. Sing penting beres," sahut Roeslan. (Sudahlah, serahkan saja soal itu pada saya. Yang penting beres).
Roeslan lalu menyerahkan kepada Anang sat
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+