17 May 2021 ยท 3.607 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta - Mahmoud Darwish dikenal sebagai salah satu budayawan dan penyair paling berpengaruh di dunia Arab modern. Syair-syairnya bukan sekadar karya sastra, tetapi menjadi nyanyian hati rakyat Palestina yang terus memperjuangkan kemerdekaan. Sosok penyair ini wafat pada tahun 2008 di Amerika Serikat, meninggalkan warisan kata-kata yang terus hidup hingga kini. Syair-syairnya tak lekang oleh waktu, selalu menginspirasi.
Salah satu ungkapannya yang paling terkenal sekaligus pedih berbunyi:
ุงููุทู ููุฃุบููุงุก
ูุงููุทููุฉ ููููุฑุงุก
“Negara adalah milik orang-orang kaya, sedangkan nasionalisme hanyalah teriakan orang-orang faqir (miskin).”
Di sini Mahmoud Darwish mengaitkan istilah ุงูููุทูู (al-wathan – negara) dengan mengidentikan kepada orang-orang kaya dan ุงูููุทููููููุฉ (al-wathaniyyah – nasionalisme atau cinta tanah air) dengan mengidentikan kepada orang-orang miskin. Sekilas ter
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+