18 May 2021 · 2.099 dibaca · Kolom
Laduni.ID Jakarta - Selain pihak eksternal, yaitu Penjajah Israel, secara internal banyak masalah seputar Palestina. Internal bangsa Palestina maupun dunia Islam sendiri.
Pertama, bangsa Palestina mungkin homogen secara rasial, namun mereka sangat heterogen secara aliran keislaman, pemikiran politik dan afiliasi ideologis. Secara aqidah, mereka menganut paham Asy'ariyah, meski ada yang berhaluan Ikhwanul Muslimin (IM). Memang tidak bisa disandingkan Asy'ariyah dengan IM, karena IM sendiri lebih merupakan haluan ideologis keagamaan, alih-alih aliran kalam. Sufisme juga mewarnai sebagaimana negeri Syam yang lainnya. (Catatan: Negeri Syam kini menjadi 4 negara: Suriah, Yordania, Libanon dan Palestina). Hal ini sudah berakar 15 abad sejak jaman Sahabat dimana kota Damaskus pernah menjadi ibukota Khilafah Bani Umayyah. Paham IM sendiri baru lahir di awal abad 20.
Baca Juga:
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+